6 Nov 2012

Berjuang di Tengah Kecanduan Miras

Oleh M. Feri Firmansyah
09110029
 
Siapa sangka dibalik wajah yang selalu mengumbarkan senyum dan keramahan tersimpan berbagai misteri, seperti masa masa lalu yang suram atau boleh dikatakan termasuk anak nakal waktu SMA. Menurut ceritanya ketika masih SMA dia suka minum-minuman keras, free seks bersama teman-temannya, suka tawuran dengan anak SMA yang lain.
Bahkan boleh dikatakan Surpianto nama sebenarnya adalah pencuri kelas kakap. Salah satu prestasinya dalam mencuri adalah dia bisa mencuri Kambing dan Sapi, katanya kalau sudah mau ketahuan akan perbuatannya maka ia segera mengambil langkah aman yakni mencari orang yang membawa kabar itu kemudian berbicara empat mata dengan alasan kita tidak boleh menuduh orang semberangan karena itu adalah fitnah dan itu lebih kejam dari pembunuhan.
Mahasiswa asli Tepal ini (salah satu desa di Sumbawa) merupakan anak pertama dari pasangan Muslimin dan Masnah. Dia mempunyai cita-cita ingin membahagiakan keluarganya, yakni ingin membuktikan bahwa dia bisa menjadi anak yang berguna untuk  kemudian membangun desa Tepal. Dia sendiri tidak menyangka kalau dia bisa kuliah di Malang terutama di Universitas Muhammadiyah Malang. Karena dalam kesehariannya selalu tergambar image-image jelek dan dipandang sebelah mata oleh warga Tepal. Tapi satu yang diteladani pada Surpianto yakni semangatnya untuk berubah menjadi baik dari orang yang dianggap sampah bahkan tidak berguna sekali namun ia bisa membuktikan dengan bisa kuliah di Malang.
Secara akademik Surpianto tidak ada yang istimewa. Namun ada satu hal yang perlu kita teladani yakni kemauannya untuk berubah dan ingin menjadi intelektual dan menjadi orang berakhlak mulia. Dia berangkat dari Desa yang tidak dikenal di Sumbawa kemudian tiba di Malang hanya dengan modal nekat dengan segala keterbatasan finansial yang ada dan kini ia telah menikmati hasilnya dengan bisa kuliah di Universitas Muhammadiyah Malang..
“Mas saya termasuk anak kesayangan bapak saya, saya sangat dimanja oleh ayah saya. Saya datang ke Malang hanya karena ingin berubah dan ingin membahagiakan kedua orang tua saya, cita-cita saya waktu masih di Sumbawa hanya ingin masuk MAN 1 dan Alhamdulillah itu tercapai”
Ketika ia melangkah dari Sumbawa, modal awalnya adalah mimpi, dengan mimpi ia bisa melangkah sejauh ini ke Malang dan menjadi Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang. Vey begitu nama panggilannya sekarang tinggal di Masjid Al-Maun yang mana dia bertugas menjaga keamanan dan kebersihan Masjid itu. Dan tugas itu ia jalani dengan senang hati karena menurutnya itu akan menambah kedekatannya dengan Allah, tidak hanya itu menurutnya dengan tinggal di Masjid dapat barakah dari Allah swt.
   


Adapun Biodata Surpianto:
Nama: Surpianto
Tempat tanggal lahir: Tepal, 9 September 1993 Kabutapaten Sumbawa Provinsi Nusa Tenggara Barat
Alamat Tinggal Sekarang: Jalan Asparaga Masjid Al-Maun
Motto: Jujur Adalah Modal Utama
Cita-cita: Ingin menjadi Pemain Timnas Indonesia.Mpei

Kata Motivasi darinya “Dalam kesulitan terselip kesuksesan dan bersama kesulitan terselip pula kesuksesan” jadi jangan pernah cemas dengan keadaanmu hari ini, karena hari esok akan lebih baik.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mari kita membaca dengan hati plus mata