24 Feb 2013

Kapan Aku jadi Orang Sukses




Oleh M. Feri El-Bageloka


Silahkan anda bertanya pada diri anda sendiri. Ingat saudaraku, setiap manusia itu punya potensi untuk maju dan berwawasan ke depan. Apabila anda tidak mau mengembangkan potensimu, maka yang ada anda akan merugi dunia dan akhirat.
Orang sukses itu saudaraku adalah orang yang mau menyisihkan waktunya walaupun sebentar hanya untuk mengembangkan potensinya. Dalam Islam waktu itu sangat penting untuk mengembangkan potensinya, ini senada dengan firman Allah swt dalam surat Al-Ashr ayat 1-3 ; (1) Demi masa, (2) Sungguh, manusia berada dalam kerugian, (3) Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan serta saling menasihaati untuk kebenaran dan saling untuk kesabaran.

Dari ayat yang saya sebutkan tadi  telah jelaslah bahwa waktu itu sangat penting, yang mana waktu itu bisa menjadi pedang bagi diri kita sendiri, yang apabila kita tidak memanfaatkannya maka dia akan menusuk kita sendiri. Namun pada dasarnya dirimu itu selalu melalaikan waktu sehingga tidak heran jika kamu selalu menjadi yang terbelakang. Rasulullah saw bersabda bahwa lima perkara yang selalu dilalaikan oleh manusia; Pertama, sehat sebelum sakit. Kedua, Lapang sebelum sempit. Ketiga,muda sebelum tua. Keempat, kaya sebelum miskin. Kelima,hidup sebelum mati.
Secara gamblang Rasulullah saw menjelaskan kepada kita bahwa kembangkan potensimu jangan ditunda mulai dari sekarang dan jangan lalai sebelum datang lima perkara yang disebutkan oleh Rasulullah saw. Menunda pekerjaan sama halnya dengan menunda kesuksesan, sadarilah wahai saudara bahwa orang sukses itu selalu ingin lebih dan menjadi yang terdepan dan yang terpentingnya lagi bahwa orang sukses itu selalu merasa dirinya tidak sukses.
Ingat saudaraku, untuk meraih kesuksesan itu jalannya tidak mudah dan bukan hanya satu jalan tetapi banyak jalan. Bahkan Bang Haji Rhoma berkata dalam salah satu bait lagunya banyak jalan menuju Roma. Jadi kita tidak boleh putus asa dalam meraih kesuksesan yang kita impikan, karena jalan itu selalu ada meskipun jurang menghadang, menyambut anda untuk jatuh ke dalamnya.
Setiap kesulitan selalu terselip kesuksesan dan setiap kesulitan selalu dibarengi dengan kesuksean. Jadi jangan khawatir saudaraku, apabila kamu menghadapi jurang yang dalam, kesulitan yang mendera karena suatu saat kamu pasti akan menikmati hasilnya nanti. Karena dalam hukum alam, apabila kalian menanam maka kalian pasti akan menikmati hasilnya. Jadi tidak masuk akal apabila kita menanam kemudian kita tidak menikmati hasilnya, itukan sama halnya dengan melanggar hukum alam.
Sesungguh Allah tidak akan merubah nasib suatu kaum sebelum kaum itu merubah nasibnya sendiri. Kutipan ini mengajarkan kepada kita untuk selalu berbenah dan menginstropeksi diri akan kekurangan yang ada, apabila kita telat untuk mengoreksi diri akan kekuarangan itu maka kita pasti akan disalip oleh orang lain, jadilah kamu menyesal seumur hidup. Untuk itu kawan kita harus punya planing yang jelas.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mari kita membaca dengan hati plus mata