14 Mei 2013

Humor Pendidikan ala M. Feri Firmansyah part 2

Oleh MuFe El-Bageloka

Kurikulum pendidikan itu seolah-olah baju yang diperjual belikan oleh para menteri pendidikan. Istilah begitu ganti menteri kurikulumnya langsung diganti dan yang menjadi korban dari gonta-ganti itu adalah para peserta didik, mereka ditawarkan ini tidak cocok, lalu ditawarkan lagi tidak cocok.
Terus peserta didiknya ngomong pada menteri pendidikan
"PAK MENTERI TOLONG KASIH SAYA BAJU YANG BAGUS"

Dalam sila 2 bunyinya seperti ini kemanusiaan yang adil dan beradab. Tapi sekarang pemerintah Indonesia tidak adil soal menentukan kelulusan peserta didik yakni dengan memukul rata kelulusan mereka dengan Ujian Nasional. Padahal, sangat tidak tepat jika itu dijadikan patokan. Masa kualitas peserta didik di papua disamakan dengan kualitas peserta didik di Jakarta yang fasilitasnya serba lengkap, apa kata dunia.

Ketahuilah wahai umat manusia bahwa menteri pendidikan kita lagi bingung mencari jalan keluar untuk mencerdaskan anak bangsa sehingga tidak heran jika mereka menempuh jalan singkat yakni dengan mengadakan ujian nasional alias ujian nakal sehingga tidak heran jika para birokrat itu juga anak nakal. Buktinya mereka juga belum mampu menangkal segala macam kebohongan.

UN itu adalah Ujian Nakal, karena disitu banyak terjadi nyontek secara besar-besaran. Jadi pemerintah berdosa dong mengadakan UN itu karena memerintahkan kepada peserta didik untuk berbohong dan ini menghilangkan nilai karakter dari pendidikan. Katanya mau pendidikan karakter tapi kok tidak diamalkan

Banyak kok dari orang-orang pintar itu sukses tanpa Ujian Nasional. Kesimpulannya Ujian nasional itu tidak penting





Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mari kita membaca dengan hati plus mata