14 Jun 2014

Islam di Mataku; Kumpulan Tulisan Inspiratif dari anak-anak Al-Farabi


Kedudukan Taat kepada Allah dalam Islam
Oleh Fariz Nuri Antoni

Islam adalah agama yang diridhoi oleh Allah SWT. Dalam agama Islam cenderung membawa pada ketenangan sehingga ia selalu mencintai Islam. Di dalam Islam ketika seorang hamba melakukan ketaatan maka akan dibalas dengan nilai yang tidak bisa ditukar dengan apapun. Berikut ini adalah keistimewaan seseorang ketika taat kepada Allah SWT.

1. Allah akan memberikan kemenangan yang besar (QS. Al-Ahzab: 71)
2. Allah akan memasukkan kedudukan surga  bagi orang-orang yang taat, (QS. Al-Fath: 71).
Dua ayat ini menjadi bukti keberkahan atau keistimewaan seorang hamba yang melakukan ketaatan dan juga menjadi bukti bahwa orang yang paling berpaling dari ketaatan akan diber azab yang sangat pedih dan manusia tidak bisa membayangkan seberapa azab Allah yang akan diberikan kepada ktia dan semoga Allah memberikan kepada umatnya untuk selalu taat kepada-Nya.


Muslim NOW A Days
Oleh Iga Karisma K

Pada masa modern seperti ini, terlihat bahwa ajaran agama seakan menjadi suatu hal yang tidak lagi merupakan hal pokok yang hakiki dimiliki oleh masyarakat masa kini. Pada umumnya, sesungguhnya ini menyalahi kodrat manusia sebagai utusan Allah untuk menjadi rahmat bagi semesta. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW; “Telah kutinggalkan untukmu dua perkara (perkara), tidak sekali-sekali kamu tersesat selama-lamanya selama kamu berpegang kepada keduanya yaitu kibullah dan sunnahku (HR. Al-Hakim dari Abu Hurairah).
Namun apa yang kebanyakan terjadi pada masyarakat kini pada umumnya malah sebaliknya. Aku dan kalian (umat muslim) yang menjadi rahmat bagi semesta alam sebaiknya kita kembali ke jalan yang Allah ridhoi yaitu mengikuti kitabullah dan Sunnah Nabi Muhammad SAW.
Seharusnya kemajuan atau modernisasi bukan menjadi lorong kesesatan bagi umat muslim pada umumnya. Karena sesungguhnya Allah melalui Rasulnya telah meninggalkan suatu pusaka kepada kita yaitu kitabullah dan Rasul kita Nabi Muhammad juga telah meninggalkan hadist-hadist untuk dijadikan refrensi dalam menjalankan syariat Islam untuk memenuhi kodrat manusia sebagai rahmatan lil’alamin; “Dan tiadalah kami mengutus kamu, melainkan untuk menjadi rahmat bagi semesta alam (QS. Al-Anbiyah: 107)





Rahasia Terlahir di Agama Rahmatan Lil’alamin
Oleh Bayu Prastowo

Di dalam kehidupan dunia tidak akan terjadi begitu saja secara instan, segala sesuatunya yang ada pasti akan ada campur tangan dari sang maha kuasa. Pada dasarnya dunia telah diciptakan dan disiapkan untuk manusia. Hal ini juga dipertegaskan dalam al-Quran surah Al-Baqarah ayat 30 “ Dan ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para Malaikat, aku hendak menjadikan khalifah di muka bumi,” Mereka berkata “Apakah engkau hendak menjadiakn orang merusak dan menumpahkan darh di sana sini, sedangkan kami bertasbih memuji-Mu dan menyucikan nama-Mu? Dia berfirman “sungguh aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui”. Dan hingga pada akhirnya diciptakannya nabi adam dan hawa  yang pada akhirnya diturunkan ke bumi. Dari silsilah mereka berkembanglah sebuah penghuni dunia yaitu manusia.
Terlahir dari keluarga Islam merupakan suatu anugerah dan kenikmatan yang luar biasa, mengapa? Karena penciptanya adalah Allah. Islam merupakan agama penyempurna dari agama ataupun keesaan tentang Allah SWT. Islam juga tidak mempersulit pemeluknya serta bukan ajaran yang kolot.


Hikmatnya Islam
Oleh Ririn Rusniati

Setiap manusia yang lahir itu sudah memiliki fitrah untuk beragama Islam, karena manusia sudah memiliki kesepakan dengan Allah saat berada dalam rahim. Hal ini bergantung pada orangnya/ keluarganyaa akan membawa dia, apakah itu ke jalan yang benar (yaitu Islam) atau agama yang lain. Oleh karena itu, bersyukurlah bagi kita yang diberikan kesempatan oleh Allah untuk hidup dengan agama Islam, agama yang penuh kedamaian dan keselamatan, karena tidak ada yang bisa menyelamatkan kita di akhirat kelak selian Islam. Firman Allah SWT “Sesungguhnya agama yang paling benar di sisi Allah adalah Islam”.
Ayat ini sudah cukup menjelaskan hanya Islamlah agama yang diterima di sisi Allah. Akan tetapi di dalam Islam itu sendiri ada aturan-aturan yang harus dipatuhi dan pastinya akan membawa kita pada kebahagiaan dan keselamatan dunia akhirat. Ada sekian banyak orang yang identitasnya muslim akan tetapi mereka tidak siap untuk menerima segala ajaran Islam yang mengikat hidupnya. Orang seperti ini belum memahami makna Islam. Atau mungkin Cuma ikut-ikutan saja. Orang yang mengaku Islam sudah seharusnya mengikuti dan memahami Islam itu sendiri, jangan setengah-setengah sebagaimana firman Allah.
“Masuklah kalian ke agama Islam dengan sempurna”. Saya sangat bersyukur diberikan nikmat dalam hidup saya nikmat yang paling besar yaitu Islam. Islam sudah mengarahkan kemana saya harus melangkah, memberikan jalan yang lurus. SAYA BANGGA JADI ORANG ISLAM. 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Mari kita membaca dengan hati plus mata