31 Mar 2015

Wajah nan Menawan

Oleh MuFe El-Bageloka

Hatiku terkembang indah
Terbayang siluit senyuman merekah
Subhanllah, hatiku tercerah
Kini aku terpaku dalam diam
Berbicara seribu bahasa
Walau aku tenggelam dalam asa
Kadang ada, kadang hampa
Kadang rindu, kadang benci

Kusadari hatiku tertawan
Wajahnya menjelma bak rembulan
Aku hanya diam melawan
Melawan keinginan, melawan impian
Sulit
Ibarat daging yang dipanggang
Pastinya gosong, itulah yang aku rasakan
Kuingin menatap wajah nan menawan
Sekarang dan selamanya


Yogyakarta, 26 Maret 2015

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Mari kita membaca dengan hati plus mata