23 Apr 2015

Edisi Kenangan Selama di MBS Yogyakarta

Oleh MuFe El-Bageloka

23.4.15
Menikmati tiupan angin sepoi sepoi sore hari serasa BAHH, segar sekali. Waktu itu, aku duduk di teras kantor sambil berinteraksi dengan sahabat sahabatku di SOSMED, cie cie. Di samping itu juga, ini sebagai wadah menghibur diri dari rasa penat yang merongrong pikiranku. Keasyikan duduk melahap menu menu SOSMED, tanpa kusadari Ustadz Fajar Shadiq menyapa (WADIR KEMA'HADAN MBS YOGYAKARTA)

"Assalamualaikum ustadz ماذا تعمل?"
"Ahhh, اعمل بانيات" Jawabku tersenyum dua inci
Mendengar jawabanku yang tidak nyambung blass, beliau tertawa ngakak. Kemudian beliau mau masuk ke kantor, tapi sebelum itu
"Ustadz njenengan capek nggak, kalau capek, saya ahli pijit loh ustadz" Tawarku, iseng iseng memamerkan bakat terpendamku
"Loh beneran ta?" Beliau balik bertanya heran
"Ya ustadz, saya sering mijit orang ketika di Malang" Jawabku dengan yakin
"Kalau gitu, kenapa kagak, ayo ikut saya, kebetulan saya capek banget hari ini"
"Oke ustadz"
Ternyata beliau mengajakku ke dalam ruangan, tepatnya di ruang pertemuan. Dalam waktu selama lima belas menit, saya bertanya banyak hal ke beliau tentang pondok beserta manajemen dan tentang PERNIKAHAN. Entahlah, yang ada dalam pikiranku saat itu, tapi sudah terlanjur, hantam sudah.
"Ustadz, umurmu berapa?"
"25 ustadz"
"Sudah saatnya untuk menikah"
"Ya ustadz, makanya saya bertanya ke antum tentang bekal bekal PERNIKAHAN"
" Sudah punya calon belum?"
Aku terdiam sambil menyusun kata yang indah. Terus terang muka pias karena malu sampai ke SIDRATUL MUNTAHA
"Sudah"

21.4.15
Waktu saya menyambut wali santri yang mau minta ijin mengurus pemeriksaan ke rumah sakit,
"Dik, kamu kelas berapa?"
Awalnya sih saya sempat kaget, ternyata wali santri itu mengira diriku santri MBS YOGYAKARTA. Dengan santai saya menjawab
"Maaf bu, saya sudah lulus"
"?????" wali santri itu kaget bukan kepalang

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Mari kita membaca dengan hati plus mata