25 Nov 2012

RPP Praktik Ibadah M. Feri Firmansyah


RENCANA  PELAKSANAAN  PEMBELAJARAN (RPP)
Satuan Pendidikan         : SMK 2 MUH  Malang
Mata Pelajaran               : Al-Islam
Kelas/semester               : XI Multimedia/Ganjil
Pertemuan                      : II
Alokasi waktu                : 40 menit x 1 Jam Pelajaran (1 TM)
 

1.      Standar Kompetensi
Memahami Mad
2.      Kompetensi Dasar
1.      Memahami Memahami Mad Thabi’i.
2.      Menjelaskan Memahami Mad Thabi’i

3.      Indikator
Siswa Dapat :
1.      Memahami Mad Thabi’i.
2.      Menjelaskan Mad Thabi’i.

Tujuan Pembelajaran
Setelah dilaksanakan pembelajaran diharapkan siswa mampu :
3.      Menjelaskan Mad Thabi’i.
4.      Siswa mampu mengidentifikasikan Mad Thabi’i.
5.      Setelah mengikuti pembelajaran ini, siswa bisa mengaplikasikan bacaan Mad Thabi’i dengan baik dan benar, serta menerapkan dalam bacaan Al-Qur’an.
4.      Materi Pembelajaran :
Ringkasan Materi
A.    MAD ‘ARIDH LISSUKUN DAN MAD LAZIM KILMI MUTSQOL
·      Mad berasal dari bahasa Arab dari kata “Madda-Yamuddu-Maddan” yang berarti panjang atau memanjang. Sedangkan menurut istilah Tajwid adalah: memanjankan bacaan tatkala ada alif sukun sesudah fathah, ya’ sukun sesudah dhammah, dan wau sukun sesudah kasrah.
·         Mad Thabi’i dalah mad asli yang dibaca dua harakat/dua ketukan, contoh: الحمد لله رب العالمين.  

5.      STRATEGI DAN METODE PEMBELAJARAN :
  1. Pendekatan : Cooperative learning dan CTL
a.       Cooperative learning
Cooperative adalah pembelajaran yang menggunakan arahan-arahan kepada kumpulan kecil di mana pelajar-pelajar bekerjasama untuk meningkatkan kemampuan belajar sesama sendiri (Jhonson&smith, 1991)

b.      CTL
CTL adalah Sebuah sistem belajar yang didasarkan pada filosofi bahwa siswa mampu menyerap pelajaran apabila mereka menangkap makna dalam materi akademis yang mereka terima, dan mereka menangkap makna dalam tugas-tugas sekolah jika mereka bisa mengkaitkan  informasi baru dengan pengetahuan dan pengalaman yang sudah mereka miliki sebelumnya (Elaine B. Johson 2007 : 14)
  1. Metode Pembelajaran :
Ceramah, Small Group, Buz Group, dan Drill.
  1. Teknik : Individu dan Kelompok.
6.      Langkah-langkah Pembelajaran
·         Alpha Zone:  (7 menit)
-          Salam pembukaan
-          Guru memberikan motivasi atau acuan belajar pada siswa, siswa memperhatikan dengan sungguh-sungguh
-          Guru memfokuskan konsentrasi siswa dengan mencoba mengevaluasikan materi sebelumnya dalam bentuk tanya jawab, siswa mendengarkan serta menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diberikan oleh guru.
·         Kegiatan inti: (15 menit)
-        Guru meminta salah satu siswa untuk membaca al-Qur’an yang di tentukan oleh guru, siswa membaca al-Qur’an dengan khusuk. 
-          Guru menjelaskan isi materi mad sesuai yang ada pada surah yang di baca siswa pada hari ini secara global dan menyeluruh, siswa menyimak penjelasan yang disampaikan oleh guru terkait materi mad dengan seksama dan penuh antusias.
-          Guru membagi siswa ke beberapa kelompok. Agar siswa dapat mengidentifikasi beberapa ayat yang terdapat hukum bacaan madnya. Siswa bekerjasama dalam mengidentifikasi hukum mad dalam ayat Al-Qur’an yang ditentukan.
-          Guru membimbing siswa cara membaca beberapa ayat Al-Qur’an yang terdapat hukum tajwid yang sedang dipelajari secara bersama kemudian sesuai urutan kelompok. Siswa mengikuti bimbingan guru dalam membaca beberapa ayat Al-Qur’an yang terdapat hukum tajwid yang sedang dipelajari secara bersama kemudian sesuai urutan kelompok.
·         Kegiatang akhir: (10 menit)
-          Guru memberi kesimpulan dengan jelas dan rinci , siswa memperhatikan dengan sunguh-sungguh
-          Guru memberi kesempatan pada siswa untuk membaca kembali materi yang disampaikan dan  bertanya terkait materi mad yang belum difahami, siswa kembali membaca dan memahami serta bertanya pada guru jika ada materi yang belum difahami
·         Penutup: (8 menit)
-          Guru memberi tugas pada siswa, siswa menerima tugas yang diberikan guru dengan penuh rasa tanggung jawab
-          Guru membimbing siswa untuk beriap-siap dan berdoa, siswa berkemas dan berdoa untuk pulang
-          Salam penutup.
H. Sumber Belajar, Media dan alat:          
1.    Buku pelajaran Tajwid karya KH. Imam Zarkasyi
2.    Al-Quran Al-kariim
3.    LCD Projektor
4.    Papan tulis
5.    Materi adio visual  (Mad)
6.    dll

I.       Penilaian
      a. Jenis tagihan            :     1. Quis
                                                2.  Ulangan Harian
                                                3. Tugas

      b. Tehnik                     :     1. Tanya jawab
                                                2. Tes tulis
                                                2. Tugas Kelompok


      c. Bentuk Instrumen   :     1. Uraian
                                                2. Performance
                                                3. Portofolio
d. Soal Ulangan Harian
1.      Apa yang dimaksud dengan Mad?
2.      Sebutkan penyebab berubahnya mad Thobi’I menjadi mad ‘Aridh Lissukun dan apa penyebab terjadinya mad Lazim Kilmi Mutsaqol?
3.      Bagaimana cara membaca mad ‘Aridh Lissukun dan mad Lazim Kilmi Mutsaqol?
4.      Sebutkan pengertian mad ‘Aridh Lissukun dan mad Lazim Kilmi Mutsaqol serta berikan satu contoh.
5.      Sebutkan dalil naqli yang menuntut kita untuk mempelajari tajwid!

Jawaban :
1.      Mad berasal dari bahasa Arab dari kata “Madda-Yamuddu-Maddan” yang berarti panjang atau memanjang. Sedangkan menurut istilah Tajwid adalah: memanjankan bacaan tatkala ada alif sukun sesudah fathah, ya’ sukun sesudah dhammah, dan wau sukun sesudah kasrah.
2.      Penyebab perubahan dari mad Thobi’I menjadi mad ‘Aridh Lissukun adalah waqof, sedangkan penyebab terjadinya mad Lazim Kilmi Mutsqol adalah tasydid.
3.       Mad ’Aridh Lissukun dibaca 4, 5 sampai 6 harakat/kettukan. Sedangkan mad Lazim Kilmi Mutsqol dibaca 5 sampai 6 harakat/ketukan.
4.      Mad ‘Aridh Lissukun dan mad Lazim Kilmi Mutsaqoladalah mad thobi’i yang berubah bacaanya karena waqof,  contoh: الحمد لله رب العالمين.
Mad Lazim Kilmi Mutsaqol adalah mad Thobi’i yang berubah karena tasydid, cara bacanya 5 sampai 6 harakat/ketukan. Contoh: الطامة.
5.      Rasulullah SAW bersabda: جودوا القرءان بالتجويد   Perbaguslah bacaan qur’an dengan tajwid, Sabda beliau pula:ليس منا من لم يتغنى بالقرءان  bukan termasuk golongan kami orang yang tidak mendendangkan Al-qur’an”. Allah SWT berfirman:   ورتل القرءان ترتيلا  Dan bacalah Al-Qur’an itu dengan tartil.” (QS Al-Muzzammil (73) :4)
     e. Tugas atau Proyek :
Menghafal surah pilihan.
f. Petunjuk Penilaian Ulangan harian tulis
Penilaian Kognitif
No.
Keterangan
Skor
1.
2.
3.
4.
5.
Jawaban sempurna
Jawaban tepat tapi kurang sempurna
Jawaban kurang tepat
Jawaban tidak tepat
Tidak menjawab
20
10
5
1
0
Jumlah




Rubrik Penilaian kinerja (diskiusi, T.kelompok, portopolio, perofrmance)
No.
Aspek Penilaian
Skor dan Kriteria
1
2
3
4
5
Jml
1.
2.
3.


4.
Partisipasi
Kerjasama
Ketrampilan mempresentasikan materi
Tanggung jawab terhadap tugas






Jumlah/Nilai







Keterangan :
1        : Tidak aktif dan tidak mau kerjasama
2        : Kurang aktif dan kurang bekerjasama
3        : Kurang aktif tapi mau bekerjasama
4        : Aktif, kerjasama baik tapi kurang bertanggung jawab
5        : aktif, kerjasama dan tanggung jawab baik sekali.
Mengetahui,
Guru mata pelajaran




Lukman Hakim, M.Pd.I
NIP: 1003998
Rumus : Skor Perolehan  x 100
Skor Max
Malang, 11 Oktober 2011
Guru Praktikan,




M. Feri Firmansyah
09110029

 










Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mari kita membaca dengan hati plus mata