3 Des 2015

Kewajiban Melaksanakan Shalat Berjama’ah

Karmansyah


Setiap muslim tidak dibenarkan meremehkan masalah yang dianggap penting oleh Allah dan Rasul-Nya. Allah SWT banyak menyebutkan kata shalat dalam al-Quran karim, ini menandakan begitu penting perkara ini. Allah telah memerintahkan kita untuk memelihara dan melaksanakan shalat berjama’ah.


Kaum Muslimin wa muslimat Rahimakumullah
Allah juga mengatakan bahwa meremuhkan dan malas mengerjakan shalat berjama’ah termasuk sifat orang munafik. Allah SWT berfirman:
Artinya
Peliharalah semua shalat(mu), dan (peliharalah) shalat wusthaa. Berdirilah untuk Allah (dalam shalatmu) dengan khusyu' (QS. Al-Baqarah: 238).
Shalat wusthaa ialah shalat yang di tengah-tengah dan yang paling utama. ada yang berpendapat, bahwa yang dimaksud dengan Shalat wusthaa ialah shalat Ashar. menurut kebanyakan ahli hadits, ayat Ini menekankan agar semua shalat itu dikerjakan dengan sebaik-baiknya.
Tetapi bagaimana seorang muslim dapat dikatakan sebagai orang yang memelihara dan mengagungkan shalat, bila ia tidak shalat secara berjama’ah,, PERLU PENGEMBANGAN
Allah SWT berfirman dalam al-Quran surat al-Baqarah ayat 43
(#qßJŠÏ%r&ur no4qn=¢Á9$# (#qè?#uäur no4qx.¨9$# (#qãèx.ö$#ur yìtB tûüÏèÏ.º§9$# ÇÍÌÈ
Dan Dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan ruku'lah beserta orang-orang yang ruku'.
Ayat yang mulia ini menjelaskan tentang kewajiban shalat berjama’ah. Pada awal ayat tersebut, Allah sudah memerintahkan kita untuk mendirikan shalat. Ini berarti kita diperintahkan Allah untuk memelihara shalat berjama’ah, bukan sekedar mengerjakan saja.
yang dimaksud ialah: shalat berjama'ah dan dapat pula diartikan: tunduklah kepada perintah-perintah Allah bersama-sama orang-orang yang tunduk.
Kaum muslimin rahimakumullah
Kesimpulan terpenting dalam tausiah ini adalah
1.      Semua laki-laki muslim yang sudah baliq diwajibkan shalat berjama’ah di masjid, tidak ada alasan untuk tidak melaksanakan.
2.      Untuk para wanita juga shalat yang paling penting dan utama shalatnya di rumah.
Marilah kita sama-sama menjadi Da’I Allah untuk merubah umat terutama mengajak keluarga dan masyarakat kita untuk shalat berjamah di masjid. Karena shalat adalah amalan yang pertama kali dihisab oleh Allah dan pembeda antara orang Islam dan kafir.
Demikianlah tausiyah yang bisa kami sampaikan. Tidak ada mansua yang terlepas dari salah dan khilaf mohon maaf atas kekhilafan kami.

Beramal Sebelum Berilmu
Oleh Shopian Putra Ramadhan
Pertama-tama marilah kita panjatkan puja dan puji syukur atas kehadirat Allah SWT, yang telah memberikan kita begitu banyak rahmat dan hidayah-Nya kepada kita, sehingga kita dapat berkumpul pada malam yang berbahagia ini.
Kedua kalinya shalawat serta salam kita curahkan kepada baginda Nabi kita Muhammad SAW yang telah membawa kita dari alam kegelapan menuju alam yang terang benderang (rahmatan lil’alamin).
Agama Islam adalah agama yang sempurna, indah dan menyejukkan, telah menjadikan ilmu sebagai sumber kejayaan dan kejahilian. Karena kita temukan ajaran Islam kewajiban belajar dan berilmu seperti disampaikan Rasulullah dalam sabdanya:
طَلَبُ الِعلْمِ فَرِيْضَةٌ عَلَى كُلِّ مُسْلِمِيْن
Artinya; menuntut ilmu adalah kewajiban bagi setiap muslim.

Hadirin kaum muslimin dan muslimat yang dirahmati oleh Allah.
Tidak hanya berhenti sampai di sini saja. Bahkan Islam mencela dan menyalahkan orang yang berbicara dan beramal tanpa ilmu. Demikan juga Allah melarang kita beramal dan berkata taklid dan mengekor pendpat orang lain tanpa pengetahuan, Allah SWT berfirman dalam Surat Al-Isra’ ayat 36
Ÿwur ß#ø)s? $tB }§øŠs9 y7s9 ¾ÏmÎ/ íOù=Ïæ 4 ¨bÎ) yìôJ¡¡9$# uŽ|Çt7ø9$#ur yŠ#xsàÿø9$#ur @ä. y7Í´¯»s9'ré& tb%x. çm÷Ytã Zwqä«ó¡tB ÇÌÏÈ

Artinya Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya.
Semua ini tentunya menjadikan kita berhati-hati dalam berkata dan berbuat, sebab akibatnya fatal apabila kita berbicara dan berbuat tanpa dasar ilmu yang jelas, maukah hadirin dan hadirat termasuk dalam golongan tersebut?
Seorang muslim harus belajar dan menuntut ilmu, agar seluruh perkataan dan perbuatannya berdasarkan ilmu dan bashirah, apalagi dalam berdakwah. Sehingga dengannya kita dapat menjadi pengikut Rasulullah SAW dapat meniti jalan dakwah Beliau SAW,
Ingatlah firman Allah yang artinya
“Katakanlah, inilah jalan (Agama)ku, aku dan orang-orang yang mengikutiku, mengajak kamu kepada Allah dengan hujjah yang nyata suci Allah, dan aku bukan termasuk orang-orang yang musyrik (Yusuf: 108).
Mudah-mudahan kita semua dapat berkata dan beramal dengan ilmu tidak dengan kebohongan.

Rahasia Syahadat
Oleh Gafur Irwansyah
Membangun sebuah bangunan dimulai dengan meletakkan pondasinya, pondasi ini harus baik dan kokoh karena ia penopang bagi apa yang diletakkan di atasnya. Jika pondasinya kokoh, maka bangunannya akan tegak dengan kokoh pula, sebaliknya jika pondasinya rapuh maka tak perlu menunggu lama bangunan tersebut akan roboh. Islam bisa diibaratkan sebuah bangunan. Jika tegaknya bangunan mesti ditopang dengan pondasi yang kokoh, maka tegaknya dinul Islam pun mesti didasari dengan pondasi yang kuat. Jika bangunan roboh dengan cepat maka sudah tentu pondasinya itu rapuh.
Tahukah anda apakah pondasi Islam? Pondasi Islam adalah syahadat. Di atas syahadat inilah bangunan Islam ditegakkan. Oleh karena itu ketika Nabi Menjelaskan pilar-pilar Islam, beliau  mengawalinya dengan membaca syahadat,
Disebutkannya syahadat dalam urutan pertama berarti apa yang sesudahnya berpijak kepadanya, yaitu lebih tegasnya apa yang sesudahnya yaitu mendirikan shalat, membayar zakat dst,

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Mari kita membaca dengan hati plus mata