13 Jul 2013

Makna Jihad

Oleh MuFe El-Bageloka

Jihad secara bahasa adalah sungguh-sungguh. Dari kata jahada. Menurut syariat adalah jihad makan umum dan makna khusus. Jihad menurut maknanya yang umum adalah bersungguh-sungguh dengan memohon pertolongan kepada Allah dalam mendapat segala apa yang mendekatkan diri kepada-Nya dan dalam menjauhi segala apa yang dilarang Allah. Makna yang khusus berarti memerangi orang-orang kafir (munafik agar kalimat Allah menjadi tinggi dan mulia di muka bumi). Coba lihat di (Quran Surat Ali Imran ayat 141). Jihad ada empat tingkatan,; Jihad terhadap diri sendiri, jihad syaitan, jihad terhadap pelaku kedzaliman dan bid'ah plus kemungkaran dan jihad terhadap kemungkaran.


Pertama, Jihad terhadap diri sendiri; dibagi atas empat tingkatan juga,
  1. Jihad dalam mencari ilmu syar'i untuk mendapatkan petunjuk kebenaran, QS. Muhammad ayat 11
  2. Jihad dalam mengamalkan ilmu; setelah berjihad dalam mengenal Allah, Rasulunya dan agama Islam dengan dalil, maka ketika berusaha mengamalkannya yakni dengan merealisasikan tauhid dan beribadah secara ikhlas kepada-Nya, menjalankan segala kewajiban agama bersegara dalam kebaikan dan menjauhi segala yang diharamkan.
  3. Berjihad dalam menyampaikan ilmu
  4. Berjihad dalam menanggung resiko Dakwah, lihat QS Al-Ankabut ayat 69
Kedua, Jihad terhadap Syaitan, ada dua macam;
  1. Jihad dalam Syubhat dan keragu-raguan Iman yang dilancarkan oleh Syaitan
  2. Jihad dalam memerangi perdayaan syaitan dalam keinginan dan syahwat, hal ini dapat dilakukan dengan menataati Allah, yakni bertakwa kepada-Nya.
Ketika kita dalam menataati Allah kemudian kita ingin menunda-nundanya dalam berbuat kebaikan maka hendaklah kita sadar bahwa itu adalah godaan dari Syaitan. Orang yang cerdik adalah orang yang bisa menundukkan hawa nafsunya dan bekerja setengah mati dan orang yangl lemah adalah orang yang mengikuti hawa nafsunya dan berangan-angan kepada Allah dengan banyak angan. Godaan Syaitan itu meliputi banyak hal, Zina, berdusta dll.
Besambung pada;

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mari kita membaca dengan hati plus mata