27 Mei 2014

Mengembara Bahagia

Oleh MuFe El-Bageloka

Aku pengendara kuda tanpa pelana
Berkelana entah kemana
Keujung dunia pun tak mengapa

Ku mengembara tak tahu arah
Berharap jangan salah arah
Mengarah dan terarah

Berjalan menuntun kudaku
Kulalui jalan-jalan setapak
Sunyi, sejuk suasananya
Yang ada suara burung berkicau
Semilir angin sepoy-sepoy
Aduhai enaknya....

Ku beristirahat di bawah pohon rindang
Menghilangkan rasa capek yang melanda
Penat,
Bosan
Lelah
Itulah keadaanku

Aku tiba di sebuah desa
Kusinggah sementara
Menghitung bekal untuk berkelana
Persiapkan mental untuk mengembara
Ku tak ingin merana duka tak bermakna
Kala berhenti di hutan belantara
Tak ada siap-siapa, cuma aku dan bekalku

Kalau tamu di hutan
Bolehlah aku mengiba mengharap
Kalau aku bertemu sang tuhan
Bolehlah aku meminta penuh harap

Aku ingin bahagia
Hidup tenang penuh ridha
Penuh makna
Tak ada yang ganggu
Tak ada yang usik
Tanpa ada suara berisik
Karena aku tak mau diusik

Malang, 25/5. 2014
Di PDM Kabupaten Malang, 07.00 WIB

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Mari kita membaca dengan hati plus mata